Pages

Rabu, 20 Juli 2011

Di Tinggal Oleh Sahabat Kecil

Hampir setiap orang pasti pernah mempunyai sahabat karib,entah pada saat masih kecil atau sekarang ini.
Bagaimana kalo kalian di tinggal mati oleh sahabat karib kalian??
Tempat dimana kalian bisa berbagi suka maupun duka.
Hal inilah yg terjadi pada saat ini dg diri saya,sobat kecil saya,Uly kemarin telah meninggal dunia.

Dia seorang yg sabar ,dia lebih dewasa dan ngelindungin.
Suatu hari dia pamit padaku,dia bilang mau cari pengalaman kerja di kota.
Aku sedih,,karena dia begitu berarti dlm hari-hariku.tanpa dia bagaimana hari-hariku?
Aku gak bisa hidup tanpa seorang sahabat yg seperti dia.
Tp aku ga boleh egois,ini demi masa depan kita semua.akhirnya kita sepakat setelah pesta pernikahanku.dia beragkat juga ke kota.

Kini hari-hari kita hanya saling tukar kabar lewat HP.ga terasa waktu berjalan bgtu cepat.
Dan sampai satu tahun ini kita belum ketemu,aku kangen banget ma uly.walau dia selalu ada tiap menit di HP ku,kadang aku kesal saat dia ga angkat tlp ku apa dia dah lupa ma aku.sering aku marah-marah ma dia.
Saat aku banyak masalah,dia selalu nasehati aku,sampe aku nangis denger nasehat nya.
Tp dia ga pernah cerita sedikit pun masalah nya,kesusahan nya,padahal aku tau yg nama nya hidup di kota itu penuh dg masalah.dia selalu menutupi kesedihan nya,itu yg aku salut ma dia.
Kenapa aku egois banget ga pernah kasih kesempatan dia cerita,malah sibuk dg semua cerita-ceritaku.

Kabar terakhir seminggu yg lalu dia bilang aku mau plg seminggu lagi...aku ga ngeh ma kata-kata dia terakhir karena aku sibuk dg cerita yg lain...
Setelah ku sadari sekarang,dia telah pergi untuk selamanya.kebakaran itu merenggut nyawa nya.
Aku tak percaya sampai detik ini pun dia telah pergi,
Saat ini ga ada yg menyambut aku di pagi hari dg sms kata-kata yg menyejukan hati.
Gak ada lagi sobat yg menemaniku melewati hari kedepan
Kau yg terindah sobat yg pernah ku miliki seumur hidupku
Kau tak tergantikan oleh siapapun.
Aku sayang kamu uly

Aku bukan seorang sahabat yg baik buat kamu ul,maafin aku.
Di hari terakhir kamu aja aku ga ada di samping kamu,
Selamat jalan uly,,,
»»  Readmore...

Minggu, 26 Juni 2011

Masalah Itu Tantangan Untuk Maju

Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Dan jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.
MASALAH adalah TANTANGAN tuk Maju
Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah dalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati.
Mutiara Kata :
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah msalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjauangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun bila anda terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, anda akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian anda. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun rela berkorban untuk keberhasilan anda.
Seorang bijak berujar. “Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.” Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.
»»  Readmore...

Selasa, 14 Juni 2011

Kau lah SahabatKu

Bagiku arti persahabatan adalah teman bermain dan bergembira. Aku juga sering berdebat saat berbeda pendapat. Anehnya, semakin besar perbedaan itu, aku semakin suka. Aku belajar banyak hal. Tapi ada suatu kisah yang membuat aku berpendapat berbeda tentang arti persahabatan. Saat itu, bapaku ke Bandung dan aku sendirian menjaga rumah.
“Hahahahaha!” aku tertawa sambil membaca.

“Gie! Katanya mau cari referensi tugas kimia, malah baca komik. Ini aku menemukan buku dari rak sebelah, mau pinjam atau tidak? Kamu bawa kartu kan? Pokoknya besok kamis, semua tugas kelompok pasti selesai. Asal kita kerjakan malam ini. Yuhuuuu... setelah itu bebas tugas.playstation!!! !” jelas Kheny dengan nada nyaring.


Kheny orang yang simpel, punya banyak akal, tapi banyak juga yang gagal, hehehe.. Dari kelas 1 SMP sampai sekarang duduk di kelas 2 - aku sering sekelompok, beda lagi kalau masalah bermain PlayStation –Kheny jagoannya. Rasanya seperti dia sudah tau apa yang bakal terjadi di permainan itu. Tapi entah kenapa, sekalipun sebenarnya aku kurang suka main PlayStation, gara-gara Kheny, aku jadi ikut-ikutan suka main game.

Sahabatku yang kedua adalah Pay, nama sebenarnya Adi nugroho.Pay pemberani, badannya besar karena sehari bisa makan lima sampai enam kali. Sebentar lagi dia pasti datang - nah, sudah kuduga dia datang kesini.

“Kamu gak malu pakai kacamata hitam itu?” Tanyaku pada Pay yang baru masuk ke perpustakaan. Sudah empat hari ini dia sakit mata, tapi tadi pagi rasanya dia sudah sembuh. Tapi kacamata hitamnya masih dipakai. Aku heran, orang ini benar-benar kelewat pede. Aku semakin merasa unik dikelilingi dua sahabat yang over dosis pada berbagai hal.

Kami pulang bersama berjalan kaki, rumah kami dekat dengan sekolah, Pay dan Khey juga teman satu komplek perumahan. Saat pulang dari sekolah terjadi sesuatu.

Kataku dalam hati sambil lihat dari kejauhan “( Eh, itu... )”.
“Aku sangat kenal dengan rumahku sendiri...” aku mulai ketakutan saat seseorang asing bermobil terlihat masuk rumahku diam-diam. Karena semakin ketakutannya, aku tidak berani pulang kerumah.
“Ohh iya itu!” Khey dan Pay setuju dengan ku. Judi melihatku seksama, ia tahu kalau aku takut berkelahi. Aku melihat Khey seperti sedang berpikir tentangku dan merencanakan sesuatu.
“Oke, Gie – kamu pergi segera beritahu satpam sekarang, Aku dan Pay akan pergoki mereka lewat depan dan teriak .. maling... pasti tetangga keluar semua” bisikan Khey terdengar membuatku semakin ketakutan tak berbentuk.

Karena semakin ketakutan, terasa seperti sesak sekali bernafas, tidak bisa terucapkan kata apapun dari mulut. “...Gie, ayo...satpam” Khey membisiku sekali lagi.

Aku segera lari ke pos satpam yang ada diujung jalan dekat gapura - tidak terpikirkan lagi dengan apa yang terjadi dengan dua sahabatku. Pak Satpam panik mendengar ceritaku – ia segera memberitahu petugas lainnya untuk segera datang menangkap maling dirumahku. Aku kembali kerumah dibonceng petugas dengan motornya. Sekitar 4 menit lamanya saat aku pergi ke pos satpam dan kembali ke rumahku.

“Ya Tuhan!” kaget sekali melihat seorang petugas satpam lain yang datang lebih awal dari pada aku saat itu sedang mengolesi tisu ke hidung Pay yang berdarah. Terlihat juga tangan Khey yang luka seperti kena pukul. Satpam langsung menelpon polisi akibat kasus pencurian ini.

“Jangan kawatir... hehehe... Kita bertiga berhasil menggagalkan mereka. Tadi saat kami teriak maling! Ternyata tidak ada tetangga yang keluar rumah. Alhasil, maling itu terbirit-birit keluar dan berpas-pasan dengan ku. Ya akhirnya kena pukul deh... Khey juga kena serempet mobil mereka yang terburu-buru pergi” jawab Pay dengan tenang dan pedenya.
Kemudian Khey membalas perkataan Pay “Rumahmu aman - kita memergoki mereka saat awal-awal, jadi tidak sempat ambil barang rumahmu.”

Singkat cerita, aku mengobati mereka berdua. Mama Khey dan Pay datang kerumahku dan kami menjelaskan apa yang tadi terjadi. Anehnya, peristiwa adanya maling ini seperti tidak pernah terjadi.
“Hahahahaha... “ Khey malah tertawa dan melanjutkan bercerita tentang tokoh kesayangannya saat main PlayStation. Sedangkan Pay bercerita kalau dia masih sempat-sempatnya menyelamatkan kacamata hitamnya sesaat sebelum hidungnya kena pukul. Bagaimana caranya? aku juga kurang paham. Pay kurang jelas saat bercerita pengalamannya itu.

“( Hahahahaha... )” Aku tertawa dalam hati karena mereka berdua memberikan pelajaran berarti bagiku. Aku tidak mungkin menangisi mereka, malu dong sama Pay dan Khey. Tapi ada pelajaran yang kupetik dari dua sahabatku ini.

Arti persahabatan bukan cuma teman bermain dan bersenang-senang. Mereka lebih mengerti ketakutan dan kelemahan diriku. Khey dan Pay adalah sahabat terbaikku...
»»  Readmore...

Senin, 13 Juni 2011

Makasih Pap Untuk CintaMu

Akan kuberitahukan kepada semua orang di dunia bila perlu Pap
Bahwa sekarang aku telah memiliki pangeran
dan itu kamu,percayalah,
Bukan aku yang menemukanmu,
tapi kamu yang menemukan aku.
Kini kamu mau menjadikan aku milik-mu,
Dan kamu mau menjadi milikku!!
Sungguh, ini sangat membuatku bahagia!!
Aku bisa menjadi milik-mu dan memiliki-mu seutuhnya,
Selamanya…!!
selama sisa umur-ku

Sekarang aku berada dekat dengan-mu
Wau, ini sangat luar biasa,
Aku bisa selalu berada di dekat-mu,
Karena kamu telah berjanji untuk tidak akan pernah meninggalkanku
Aku pun juga tidak ingin meninggalkan-mu
Aku tidak akan pernah bisa hidup tanpa-mu!
kau lah Kehidupanku sesungguh nya!!
dan inilah jalan kita.

Tahukah kalian semua bahwa Dia selalu, selalu, dan selalu memberikan yang tebaik untukku?!
Dia selalu mempertimbangkan dulu segala sesuatu yang akan Dia berikan untukku.
Meskipun seringkali awalnya aku sulit memahami keinginan-nya,Tapi pada akhirnya aku selalu dan akan selalu percaya bahwa Dia melakukan yang terbaik untukku

Aku ingat,
Waktu itu Dia memberiku sesuatu yang tidak aku suka,
Awalnya aku berpikir bahwa Dia tidak menyayangi-ku aku
Aku marah!
Aku sempat tidak mau bertemu dengan-Nya
Rasanya aku tidak mau lagi melihatnya
rasa-nya muak
Tapi…
Dia selalu setia menungguku sampai aku berubah pikiran
Aku menyerah…
Aku pun kembali pada-Nya
Dan akhirnya aku sadar bahwa pemberian-Nya waktu itu adalah sungguh terbaik untukku

Aku benar-benar bersyukur karena-Nya
Aku bersyukur karena Dia sangat mengasihiku
Aku bersyukur karena Dia selalu memahami diriku
Aku bersyukur karena Dia selalu ada untukku
Aku bersyukur karena Dia tidak pernah lalai menjagaiku
Aku bersyukur karena Dia selalu memberiku penghiburan saat aku bersedih
Aku bersyukur karena Dia selalu memberiku kekuatan saat aku lemah


Aku tidak tahu apa lagi yang harus kukatakan
Aku sungguh tidak bisa hidup tanpanya
Dia adalah segalanya dalam hidupku!!
Tak ada sesuatu pun harta milikku yang bisa membalas segala kebaikannya
Kecuali penyerahan hidupku sepenuhnya padanya
Aku tidak akan kecewa karena aku telah menyerahkan seluruh kehidupanku untuknya
Karena aku percaya bahwa Dia sangat mengasihiku…
Terimakasih Papap…!!
»»  Readmore...